Sunday, 28 April 2019

7 Komponen Dari Gardan Mobil

7 Komponen Dari Gardan Mobil


Kendaraan bermotor bisa bergerak karena ada mesin penggeraknya. Apakah anda mengetahui mesin penggerak tersebut,apa nama dari mesin penggerak kendaraan bermotor? Pada artikel kali ini kita akan mengupas mesin penggerak kendaraan bermotor pada mobil. Mesin penggerak kendaraan bermotor di sebut dengan Differential atau di kenal dengan Gardan. Gardan merupakan komponen yang sangat penting pada kendaraan karena berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda.

Putaran roda semuanya berasal dari proses pembakaran di dalam ruang bakar kendaraan, proses pembakaran inilah yang akan menggerakkan piston turun dan naik, lalu gerak naik turun piston akan di teruskan untuk memutar poros engkol.

Kemudian gerak putar poros engkol akan di teruskan untuk memutar flywheel atau di kenal dengan roda gila. Putaran flywheel akan di teruskan memutar kopling, kemudian di teruskan lagi  memutar transmisi ke as kopel lalu ke gardan .

Gardan akan meneruskan putaran ini ke as roda dan as roda akan memutar roda, sehingga kendaraan kalian dapat berjalan.

Adapun fungsi dari Gardan pada mobil:


  • Merubah arah putaran mesin mobil
  • Memperbesar momen
  • Membedakan putaran roda kiri dan kanan saat belok.


7 Komponen Dari Gardan Mobil

1. Rear Axle Housing

Rear axle house  atau poros penggerak roda adalah merupakan poros pemutar roda-roda penggerak yang berfungsi meneruskan tenaga gerak dari differential ke roda-roda.

Axle house pada kendaraan dibagi dua yaitu poros penggerak roda depan dan poros penggerak roda belakang, pada kendaraaan jenis FF roda penggerak depan sebagai axle driving, sedangkan pada jenis kendaran RF roda penggerak belakang sebagai axle driving.

pada kendaraan 4WD atau AWD kedua penggerak (poros roda belakang dan depan) sebagai driving axle shaft sehingga ke empat roda dapat bergerak.

Biasanya posisi bagian ini merupakan tumpuan terberat dalam bagian mobil karena letaknya yang berada di bagian roda belakang, khususnya pada mobil-mobil muatan atau jenis minibus.

2. Differential Case

Differential case  berfungsi  mengubah arah putaran propeller shaft 90 derajat yang akan di teruskan ke poros roda belakang, Dan juga berfungsi sebagai yang membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat di perlukan.

Dengan berputarnya differential case, pinion gear akan terbawa berputar bersama difeerential case karena antara differential case dan pinion gear dihubungkan dengan pinion shaft.

Penyetelan terhadap sistem ini dengan jarak kerenggangan antar ring gear dan drive pinion tidak boleh terlalu rapat atau renggang, jika terlalu rapat akan mengakibatkan berat dan jika terlalu renggang akan menimbulkan suara yang berisik.

3. Differential Carrier


Sebagai tempat kedudukan semua komponen differential atau tumpuan sentral sebagai bagian untuk memancing salah satu sisi dari bearing ring gear, Differential carrier ini dipasangkan pada rear axle housing oleh beberapa baut.

pada bagian ini untuk penyetelan ulang atau penggantian gigi baru bagian ini dilepaskan dari differential housing., Setelah dibersihkan dari sisa-sisa oli lalu dipasangkan pada tanggem.

Ulir bagian ini memudahkan mintir menyetel bidang singgung dengan drive pinion, dan hasil penyetelan dari bagian ini tidak bisa langsung jadi karena kalau tampak bidang yang bersinggungan tidak baik maka penyetelan harus diulangi dari pertama kali lagi yaitu melepaskan drive shaft.

4. Drive Pinion Gear

drive pinion gear biasa di kenal dengan gigi nanas, karena memang bentuknya seperti nanas yang telah dikupas, Banyaknya lekukan gigi pada drive pinion gear bervariasi, semakin bervariasi lekukannya maka akan semakin cepat putaran as rodanya.

Komponen ini  berfungsi untuk meneruskan tenaga putar dari propeller shaft yang selanjutnya di pindahkan ke ring gear lalu di rubah arah putarannya sebesar 90 derajat.

5.Spider Gear

Spider gear gigi ini menempel pada gigi matahari dan terletak didalam differential case, gigi ini berputar karena poros spider gear yang menempel pada gigi matahari, jumlah putarannya sebanyak putaran gigi matahari namun gigi ini juga berputar pada porosnya sendiri.

Gigi spider berfungsi untuk memutarkan side gear dan membuat perbedaan putaran antara kedua side gear, gigi spider ini berjumlah 2  atas dan bawah.

Maka bagian spider yang berhubungan dengan roller bearing dibuat lebih keras. Untuk mengurangi gesekan yang terjadi bentuk bearing menggunakan model roller bearing yang ditutup dengan cup. Supaya bearingnya tdak terlepas pada waktu propeller shaft berputar dengan kecepatan tinggi

kinerja gigi nanas yang satu ini berkesinam bungan dengan differential case karena keduanya berputar bersamaan. selain itu juga berfungsi sebagai pemutar ring gear agar mobil dapat berbelok.

6. Ring Gear

Komponen yang biasa di kenal dengan gigi matahari ini  mempunyai lekukan gigi sekitar 36 dan 40 untuk untuk mobil sejenis SUV , fungsinya adalah  meneruskan daya dari propeller shaft di perkecil sesuai tenaga yang di teruskan drive pinion ke ring gear untuk merubah arah perputaran roda sebesar 90 derajat.

Ring gear berhubungan dengan drive pinion dankarena itu dijual satu set karena karena keduanya harus menempel dengan gap yang standard bila hanya salah satu yang diganti maka akan menimbulkan gap yang tidak sama antara lekukan gigi-giginya.

Apabila di ferensial case berputar bersama ring gear maka pinion tersebut akan berputar pada porosnya dan juga pergerak mengelilingi side gear sebelah kiri, sehingga putaran side gear sebelah kanan bertambah, dan yang mana jumlah putaran side gear satunya adalah 2 kali putaran ring gear.

7. Universal Joint Flange

Universal joint flange adalah bagian yang meneruskan putaran propeler shaft differential untuk meredam perubahan disudut dan untuk melembutkan perpindahan tenaga disamping itu juga berfungsi sebagai penyumbat agar oli tidak akan keluar.

Untuk bagian yang ini selalu berputar sesuai dengan putaran proper shaft, Walaupun terbuat dari baja sekaligus ia juga aus termakan oleh seal yang terpasang pada ujung differential carrier. Hal inilah yang menyebabkan oli terus keluar walaupun sudah mengganti dengan seal baru tersebut

Untuk mengatasi kondisi seperti ini biasanya montir melepaskan per yang ada pada seal dan mambuatnya menjadi lebih pendek, Tindakan yang paling aman tentu saja dengan mengganti flange baru atau  menggeser di bidang yang sudah aus tidak lagi bersinggungan dengan seal.

Dan selain komponen diatas masih ada beberapa komponen tambahan untuk membantu kinerja gardan mobil, diantaranya adalah :

Nut and washer
Companion flange
Drive pinion flange
Spacer
Drive pinion bearing
Lock pin and bolt
Adjusting nut
Bearing cup

Dan itulah beberapa komponen yang terdapat di dalam gardan dan fungsi dari masing – masing komponen tersebut.

No comments:

Post a Comment