Sunday, 21 April 2019

Fuel Pump Avanza

Pompa Bensin Pada Mobil Avanza

Pompa bensin pada mobil menjadi komponen penting untuk menyalurkan bahan bakar pada mesin.

Jika komponen ini rusak maka aliran bahan bakar pun terganggu atau malah terhenti, otomatis mesin pun tidak bisa dihidupkan.

Terkadang penggantian perangkat pompa bensin tidak hanya karena terjadi masalah pada fuel pump. Tapi bisa juga karena ada komponen lain yang mengalami kerusakan.
Jadi, ketika mesin berhenti atau parkir tidak ada masalah tetesan bensin dari area tangki namun ketika kunci kontak di On-kan dan terdengar pompa bensin bekerja maka terlihat tetesan bensin yang mengalir dari sekitar tangki dan setelah di periksa ternyata pipa saluran bensin dari tangki, pecah.

Setelah di coba mengakalinya dengan berbagai aneka lem, ternyata tidak menyelesaikan masalah, dan bensin tetap saja mengalir deras dari tangki menetes ke kolong mobil setiap kali kunci kontak di putar ke ON.

Proses, menganti pompa bensin mobil Toyota Avanza sebenarnya relatif mudah. Hanya saja perlu merayap di bawah mobil. Dan anda perlu bantuan seseorang untuk mengerjakannya. Karena letak fuel pump Avanza berada di tangki bensin, jadi harus melepas tangki dari tempatnya.
Karena fuel pump avanza bersifat elektrik maka anda harus memasang kabel ini, yang akan berguna sebagai aliran sumber power untuk pompa bensin. Jika tidak, maka pompa bensin avanza tidak akan bekerja.
Sebelum mengencangkan semua baut-bautnya, ada baiknya anda mencoba kerja pompa apakah sudah berfungsi normal dengan memutar kunci kontak ke posisi ON.

Apa saja tanda atau indikasi fuel pump bermasalah itu..

1. Mesin membrebet dan mati total

Tanda yang paling sering atau paling banyak ditemui pemilik mobil yang pompa bahan bakarnya bermasalah adalah saat diaktifkan, mesin tidak bisa konstan. “Pada kecepatan atau tingkat putaran mesin tinggi (RPM tinggi), tiba-tiba mesin mbrebet atau tersendat dan kemudian mati.

Hal itu terjadi karena fuel pump tersebut tersumbat kotoran. Jadi, asupan bahan bakar ke ruang bakar juga tersendat atau bahkan berhenti.

Perbedaan dengan mobil yang mogok karena faktor sistem kelistrikan adalah mobil yang mengalami masalah pada fuel pump mesinnya sulit atau tidak bisa diaktifkan lagi walaupun sistem kelistrikan telah dibenahi.

2. Sekring fuel pump gosong atau putus

Untuk mengetahui kondisi sekring ini cukup mudah. Pasalnya, letak sekring itu di bawah kap mobil, tepatnya di sebelah aki. Tandanya pun cukup kentara, yaitu ada bekas terbakar.

Sekring yang gosong atau terbakar,  karena peranti itu harus melipatgandakan arus listrik untuk menopang kinerja fuel pump. Padahal, pada saat yang bersamaan, fuel pump tersumbat oleh kotoran.

“Alhasil, kerja sekring pun semakin berat meski arus listrik tambah berlipat sehingga terbakar dan putus,” jelasnya.

3. Tes melalui karburator

Bagi mobil yang menggunakan peranti karburator, bisa dideteksi apakah mobil mogok karena fuel pump atau faktor lain melalui pengujian di karburator. Caranya, bukalah karburator kemudian semprot dengan carburetor cleaner.

Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui apakah fuel pump masih menyalurkan bahan bakar atau tidak. “Tandanya, bila setelah disemprot cairan itu mesin bisa hidup, namun tidak lama kemudian mati.

Menurutnya, mesin bisa hidup sementara karena mendapatkan semprotan carburetor cleaner yang mengandung bensin. “Mesin bisa hidup hanya dari carburetor cleaner itu, sementara dari bawah atau dari fuel pump aliran bahan bakar mampet.

Cobalah mengulangi cara itu hingga tiga kali. Bila kondisi tidak berubah, bisa dipastikan fuel pump bermasalah.

4. Cara menghindari masalah di pompa bahan bakar

Beberapa waktu lalu mengatakan ada tiga cara sederhana untuk mencegah turunnya pompa bahan bakar rusak. Pertama, jangan biarkan tangki bahan bakar kosong.
 menyarankan agar pemilik mobil mengisi bahan bakar ketika volumenya hanya seperempat dari tangki.

Kedua, tiriskan tangki bahan bakar secara teratur. Disarankan untuk mengosongkan tangki setidaknya lima tahun setelah menggunakannya untuk mobil baru. Mobil yang telah digunakan untuk waktu yang lama harus setiap dua tahun.

Selain menghilangkan kotoran dari tangki, saluran pembuangan juga membersihkan bahan kimia lainnya, termasuk bakteri di bagian bawah tangki. Terutama untuk mobil yang tangki bahan bakarnya sering kosong atau terlambat untuk mengisi bahan bakar.

Ketiga, mengisi bahan bakar di waktu yang salah. Misalnya, ketika SPBU berada di tengah, cukup isi tangki bahan bakar atau di siang hari, ketika banyak orang mengisi bahan bakar kendaraan.

No comments:

Post a Comment