Wednesday, 17 April 2019

Fungsi Minyak Rem Dan Cara Kerja Minyak Rem



Minyak rem punya peran yang penting buat mobil Sahaat, lho. Tanpa minyak ini, rem nggak bakal berfungsi sebagaimana mestinya. Bayangin, bisa-bisa mobil Sahabat nggak bisa berhenti, false name menabrak.

Minyak rem bertugas untuk melumasi komponen cakram dan kampas. Keduanya bakal bergesekan untuk menghentikan laju mobil Sahabat. Nah, minyak rem merupakan komponen yang berfungsi untuk meredakan panas akibat gesekan di antara cakram dengan kampas rem.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja dan komponen dari minyak rem? Nah, di sini, Sahabat bisa mengenal minyak rem lebih jauh.

Fungsi Minyak Rem

Minyak rem berfungsi untuk melumasi komponen logam yang bergesekan yaitu cakram dan kampas. Keduanya akan menghentikan laju kendaraan dan minyak rem akan membuat kedua logam yang bergesekan ini tidak kering dan tahan terhadap panas. Selain itu, minyak rem memiliki fungsi lai yaitu penyalur tenaga hidrolik karena munyal rem memiliki sifat seperti fluida (cairan) dalam sistem tertutup lainnya.

Cara Kerja Minyak Rem

Ketika expositions pengereman, diperlukan tenaga hidrolik yang diaktifkan oleh silinder ace agar dapat menghentikan putaran roda. Cara ini dilakukan dengan menekan tromol atau dapat juga dengan menjepit cakram. Tenaga hidrolik ini disalurkan kesemua sistem melalui minyak rem. Kerja dari sistem rem, dari ace silinder ke cylinder mentransfer energi mekanis yang akan menghasilkan panas dari gesekan minyak rem dengan permukaan salurannya.

Klasifikasi Minyak Rem

Minyak rem terbagi menjadi beberapa jenis, yakni Spot 3, Dab 4, Speck 5.1, dan Dab 5. Dab adalah kependekan dari Departement of Transportation. Semakin tinggi angka Spot, semakin tinggi titik didih sebuah minyak rem.

Minyak rem Spot 3 merupakan minyak rem yang withering umum digunakan. Minyak rem ini mudah ditemukan di bengkel dengan harga yang murah. Namun, Speck 3 dapat merusak feline, merusak karet alami, dan dapat menimbulkan korosi.Minyak rem Spot 4 sering ditemui pada mobil show lama. Minyak ini juga cukup mudah untuk didapatkan dengan harga yang lebih mahal daripada Dab 3. Meskipun begitu, Spot 3 tetap berpotensi untuk menimbulkan korosi karena minyak ini mudah menyerap air.

Karateristik yang mebedakannya dengan Speck 4 dengan Spot 3 adalah titik didih. Titik didih minyak rem ini lebih tinggi daripada Spot 3 sehingga sesuai untuk digunakan pada mobil bersuhu tinggi.

Minyak rem Speck 5 dikenal sebagai minyak rem silikon. Sebagai bahan dasar minyak rem ini, silikon adalah kandungan yang tidak menyerap air. Dengan demikian, Spot 5 tidak berpotensi untuk menimbulkan karat.

Minyak rem ini banyak digunakan dalam kendaraan militer. Kekurangannya, Speck 5 mempunyai daya lumas yang kurang baik. Selain itu, harga minyak rem ini cukup mahal dan sulit untuk dicari di bengkel pada umumnya.

Minyak rem Speck 5.1 merupakan tipe yang withering baru. Minyak rem ini mempunyai titik didih yang tinggi dan kualitas yang lebih baik dibandingkan jenis minyak rem lainnya. Akan tetapi, kekurangannya adalah Spot 5.1 berpotensi untuk merusak feline.

Penggantian Minyak Rem

Minyak rem perlu diganti karena dua alasan, demi perawatan dan performa. Perawatan, mengganti minyak rem lama otomatis akan membuang air dan kotoran dari sistem rem. Minyak rem lama harus dibilas sebab air yang diserapnya bisa menyebabkan karat pada kaliper dan cylinder rem. Maka gantilah minyak rem secara menyeluruh, setidaknya setiap 50.000 km.

Performa, memakai minyak rem baru tentu membuat sistem rem kembali bekerja ideal sehingga aman untuk pengereman berat. Air atau uap air dapat ditemukan hampir pada semua sistem rem. Uap air memasuki sistem melalui banyak jalan. Umumnya uap air masuk ke minyak rem yang kemasannya terbuka. Perlu diingat minyak rem mampu menyerap uap air dari lingkungan karena kelembaban di wilayah tropis mencapai lebih dari 60 %. Untuk itu kemasan minyak rem sebaik ditutup dengan kuat, atau disil, jika akan disimpan untuk waktu yang lama.

BAHAYA DOT5

Minyak rem berspesifikasi DOT5 berbahan silikon mempunyai titik didih lebih tinggi daripada DOT3-4. Selain itu minyak rem ini tidak hidroskopis. Selain itu silikon tidak mempunyai daya lumas seperti glikol sehingga tidak cocok untuk mobil yang dilengkapi dengan ABS. Wholesaler/rotor ABS memerlukan pelumasan yang tidak diakomodasi oleh silikon pada DOT5.

No comments:

Post a Comment