Monday, 15 April 2019

Fungsi Rem Dan Komponen Rem Pada Mobil


Pengertian rem secara umum adalah suatu sistem yang bekerja untuk memperlambat atau menghentikan perputaran. Prinsip kerja sistem rem adalah mengubah tenaga kinetik menjadi panas dengan cara menggesekan dua buah logam pada benda yang berputar sehingga putarannya akan melambat, dengan demikian laju kendaraan menjadi pelan atau berhenti dikarenakan adanya kerja rem.

Beberapa Fungsi Rem

1.Untuk memperlambat kecepatan atau menghentikan gerakan roda kendaraan.

2.Mengatur kecepatan selama berkendara.

3.Untuk menahan kendaraan saat parkir dan berhenti pada jalan yang menurun atau menanjak.

Jenis Rem

  • Rem Cakram (Plate Brake) dengan prinsip kerjanya adalah sepasang cushion yang tidak berputar menjepit rotor piringan yang berputar menggunakan tekanan hidrolis, menyebabkan terjadinya gesekan yang dapat memperlambat atau menghentikan kendaraan. 

  • Rem Tromol (Drum Brake) bekerja dengan menggunakan sepasang sepatu yang menahan bagian dalam dari tromol yang berputar bersama-sama dengan roda, baik secara hidrolis maupun mekanis. 


Penjelasan Mengenai 3 Komponen Pada Rem Mobil

1.Kaliper

Kaliper memiliki fungsi untuk menekan kampas rem agar menjepit piringan rem.

Digerakkan dengan menggunakan tekanan dari injakan pada pedal rem, lalu disalurkan tekanan tersebut oleh fluida berupa minyak rem dengan bantuan promoter rem.

Apabila berdebu efeknya, rem menjadi macet dan bisa menyebabkan kampas rem terbakar bila kendaraan tetap dipaksa untuk dijalankan.

2.Cakram

Bentuknya berupa piringan dan memiliki fungsi sebagai media gesekan dengan kampas rem.

Show ini memiliki kelebihan, yaitu kemampuan melepas panas yang lebih baik.

Apalagi ditambah dengan lubang ventilasi udara di tengah supaya agar mudah expositions pelempasan panas kian sempurna. mobil dengan performa tinggi diwajibkan menggunakan rem cakram di keempat rodanya tersebut.

3.Tromol

Bila dibandingkan dengan cakram, tromol memiliki tingkat kepakeman yang lebih baik.

Ini lantaran bidang geseknya lebih besar ketimbang show cakram.

Namun, ternyata tromol memiliki kelemahan pada kemampuan melepas panas dan pembuangan debu rem hasil gesekan kampas.

Posisi yang tertutup, membuat rem tromol lebih sulit untuk dideteksi kerusakannya.

Umumnya, baret dan kebocoran sil ace rem menjadi penyakit dari rem jenis ini.

0 comments :

Post a Comment