Saturday, 20 April 2019

Pengertian Filter Udara Dan Cara Merawat Filter Udara Pada Mobil

Filter Udara Pada Mobil

Filter udara merupakan salah satu komponen terpenting pada mobil.

Namanya saja sudah channel udara, tentu tugasnya adalah menyaring udara.

"Filter udara fungsinya adalah menyaring udara yang akan diisap ke ruang bakar melalui air admission, Bila filter udara tidak berfungsi dengan baik, maka bisa saja membuat mesin jebol.

Jika filter udara kotor, pori-pori akan menyempit, sehingga bisa mengakibatkan tenaga mesin menurun serta efisiensi BBM berkurang.

Pengertian Air Filter

Air Filtet adalah sebuah komponen mesin yang berfungsi menyerap partikel kotoran berukuran smaller scale maupun besar agar udara yang masuk digunakan pada expositions pembakaran bersih dari polutan. Air channel harus memiliki dua syarat yaitu ;

Mampu meyerap debu sekecil mungkin

Memiliki tahanan aliran udara yang kecil

Filter yang memiliki tahanan aliran besar akan menghambat kinerja mesin namun memiliki daya saring yang baik. Sebaliknya filter yang memiliki tahanan aliran yang kecil memiliki daya saring yang rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, saringan udara dibuat dengan perpaduan beberapa bahan.

Apa yang terjadi jika telat membersihkan filter

Dalam prinsip kerjanya, udara yang masuk karena compositions hisapan akan dihadang oeh component channel. Sehingga udara selalu melewati component ini. Debu dan kotoran yang terbawa aliran akan terhadang oleh component saringan karena memiliki partikel lebih besar dari pori-pori channel. Debu dan kotoran ini akan mengendap pada permukaan filter. Akibatnya bisa bermacam-macam

1. Tarikan Mesin berkurang

Hal pertama yang akan anda rasakan adalah dibagian tenaga mesin yang berkurang. Anda bisa mendeteksinya ketika menggeber kendaraan pada kecepatan tinggi atau saat menanjak. Berkurangnya tenaga akan sangat terasa. Hal ini dikarenakan jumlah pasokan udara menuju mesin terhambat oleh endapan kotoran pada permukaan channel. Sehingga jumlah udara yang masuk ke mesin lebih sedikit, akibatnya tenaga mesin akan tertahan.

2. Bahan bakar lebih boros

Akibat yang kedua juga masih berhubungan dengan yang pertama. Alasanya ketika tenaga mesin berkurang, maka anda memerlukan lebih banyak waktu untuk sampai ketujuan anda. Ketika mesin bekerja lebih lama dari biasanya dengan RPM yang sama, maka pemakaian bahan bakar juga menjadi lebih banyak.

3. Suara mesin kasar

Dalam kasus yang parah, channel bisa saja rusak atau jebol. Hal ini bisa terjadi pada channel jenis kertas. Penyebabnya yaitu ketika kondisi channel kotor namun tetap dipaksakan, akibatnya aliran udara tersebut menjebol permukaan channel. Apabila hal ini terjadi, maka daya saring akan berkurang. Sehingga debu dan kotoran dapat dengan mudah masuk kedalam mesin. Pengaruh yang anda rasakan tentu pada suara mesin yang lebih kasar dari biasanya. Masalah ini sering terjadi pada mesin-mesin diesel berteknologi CRDi.

4. Mesin nyendat

Ketika saringan udara tidak lagi mampu menyaring udara, kotoran akan bebas masuk ke dalam mesin. Dalam jangka waktu lama, kotoran yang ikut terbawa dalam compositions pembakaran akan mengendap pada komponen utama mesin. Apabila hal ini terjadi, maka kinerja mesin akan terganggu terutama mesin akan terasa nyendat atau brebet pada RPM tertentu.

Channel udara juga lebih perlu diperhatikan ketika musim hujan. Sebab, channel udara akan lebih cepat kotor, lantaran terkena cipratan air hujan yang sudah tercampur aspal, tanah atau lumpur.

Meski fungsi channel udara sangat crucial, namun bukan berarti tidak bisa dirawat. Sebaliknya untuk membersihkan channel udara yang tidak terlalu kotor, bisa dengan cara menyemprotkan kompresor angin.

Akan tetapi jika kondisi channel udara sudah sangat kotor, sebaiknya cuci menggunakan air yang dicampur dengan sabun atau sampo mobil.

Rendam selama kurang lebih dua menit. Setelah itu, keringkan dengan cara diangin-anginkan. Hindari menjemur air channel di bawah terik matahari. Pasalnya, air channel pada umumnya terbuat dari bahan karton.

Idealnya, membersihkan channel udara dilakukan setiap 10 ribu km. Namun jika sudah mencapai 40 ribu km, sebaiknya lekas ganti channel udara.

Namun bagaimana dengan channel udara menggunakan tempered steel, tentu hal itu akan lebih mudah dibersihkan. Bahkan beberapa merek mengklaim kemampuan menyaring udara sangat baik.

No comments:

Post a Comment