Thursday, 4 April 2019

Transmisi Manual Pada Mobil

Salah satu jenis transmisi yang kita kenal adalah transmisi manual.Transmisi manual merupakan gabungan roda-roda gigi yang memindahkan putaran dan momen poros engkol ke roda-roda penggerak.

Sedangkan tujuan utama transmisi adalah untuk memindahkan tenaga mesin sesuai dengan kondisi pengendaraan, juga dapat memenuhi tujuan lain sperti dibawah ini, disesuaikan dengan karakterristik mesin yang banyak digunakan pada kendaraan dewasa ini.

Menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk saat begin dan berjalan di tempat yang mendaki.

Menggerakkan roda-roda pada kecepatan tinggi selama pengendaraan kecepatan tinggi (light-speed driving).

Menggerakkan roda-roda pada arah berlawanan untuk mundur

1. Tansmisi Tiga Kecepatan Dengan Slidingmesh

Transmisi ini telah digunakan pada kendaraan bermotorpada tahun 1930-an. untuk memahami prinsip kerja sebuah transmisi, khusunya bagaimanan expositions pemindahan/exchange tenaga/momen dilakukan di dalam sebuah transmisi kendaraan bermotor. Skema sederhana display transmisi ini, dapat dilihat pada gambar 4 berikut ini. Transmisi ini menggunakan roda gigi jenis goad gear dan dibuat dengan tiga poros yang terpisah, yaitu :

1.Poros preliminary (input shaft) - yaitu poros yang menerima gerak putar pertama dari kopling. 

2.Poros perantara (countershaft) – yaitu tempat roda gigi counter ditempatkan. 

3.Poros utama (mainshaft/yield shaft) – yaitu poros keluar dari transmisi, ke komponen framework pemindah tenaga lainnya. 


Pada tipe ini move arm menggerakkan gigi-gigi percepatan yang terpasang pada spline primary shaft untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antara gigi percepatan dengan counter rigging. Sekarang tipe ini digunakan untuk gigi mundur. 

Seperti pada gambar di atas show ini dilengkapi dengan gigi-gigi yang meluncur (sliding rigging) dan berbagai macam ukurannya yang dipasangkan pada poros outputnya. Denganmeluncurkan gigi-gigi ini agar berkaitan dengan gigi susun (counter rigging) untuk memperoleh pengaturan yang sempurna, bermacam perbandingan yang dapat diperoleh. Kombinasi yang umum pada transmisi show ini 3 sampai 5 tingkat dan satu tingkat untuk mundur.

Poros preliminary yang dihubungkan dengan kopling, ujungnya dipasang mati dengan roda gigi pinion sebagai pemutar tetap pada framework transmisi, dan memberikan putaran pada kelompok roda gigi pada poros perantara. Sementara roda gigi pada poros utama dapat digeser-geser dan secara sindiri-sendiri dapat dihubungkan dengan roda gigi yang ada pada poros perantarara tang dibuat berpuat bersama. Penggeseran roda gigi pada poros utama, menggunakan pemindah gigi diteruskan ke garpu selector (13).

Pada posisi netral, semua roda gigi pada poros utama diposisikan tidak berhubungan dengan roda gigi yang ada pada poros perantara (yield shaft). Putaran dari poros preliminary (Information shaft) diteruskan ke roda gigi pada poros perantara, namun tidak memutar roda gigi yang ada pada poros utama. Dengan individualized organization lain, putaran dari poros groundwork tidak ditransfer ke poros utama/yield transmisi.

Salah satu jenis transmisi yang kita kenal adalah transmisi manual.Transmisi manual merupakan gabungan roda-roda gigi yang memindahkan putaran dan momen poros engkol ke roda-roda penggerak.

Sedangkan tujuan utama transmisi adalah untuk memindahkan tenaga mesin sesuai dengan kondisi pengendaraan, juga dapat memenuhi tujuan lain sperti dibawah ini, disesuaikan dengan karakterristik mesin yang banyak digunakan pada kendaraan dewasa ini.

Menghasilkan tenaga yang lebih besar untuk saat begin dan berjalan di tempat yang mendaki.

Menggerakkan roda-roda pada kecepatan tinggi selama pengendaraan kecepatan tinggi (light-speed driving).

Menggerakkan roda-roda pada arah berlawanan untuk mundur

1. Tansmisi Tiga Kecepatan Dengan Slidingmesh

Transmisi ini telah digunakan pada kendaraan bermotorpada tahun 1930-an. untuk memahami prinsip kerja sebuah transmisi, khusunya bagaimanan expositions pemindahan/exchange tenaga/momen dilakukan di dalam sebuah transmisi kendaraan bermotor. Skema sederhana display transmisi ini, dapat dilihat pada gambar 4 berikut ini. Transmisi ini menggunakan roda gigi jenis goad gear dan dibuat dengan tiga poros yang terpisah, yaitu :

Poros preliminary (input shaft) - yaitu poros yang menerima gerak putar pertama dari kopling.

Poros perantara (countershaft) – yaitu tempat roda gigi counter ditempatkan.

Poros utama (mainshaft/yield shaft) – yaitu poros keluar dari transmisi, ke komponen framework pemindah tenaga lainnya.

Pada tipe ini move arm menggerakkan gigi-gigi percepatan yang terpasang pada spline primary shaft untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antara gigi percepatan dengan counter rigging. Sekarang tipe ini digunakan untuk gigi mundur.

Seperti pada gambar di atas show ini dilengkapi dengan gigi-gigi yang meluncur (sliding rigging) dan berbagai macam ukurannya yang dipasangkan pada poros outputnya. Denganmeluncurkan gigi-gigi ini agar berkaitan dengan gigi susun (counter rigging) untuk memperoleh pengaturan yang sempurna, bermacam perbandingan yang dapat diperoleh. Kombinasi yang umum pada transmisi show ini 3 sampai 5 tingkat dan satu tingkat untuk mundur.

Poros preliminary yang dihubungkan dengan kopling, ujungnya dipasang mati dengan roda gigi pinion sebagai pemutar tetap pada framework transmisi, dan memberikan putaran pada kelompok roda gigi pada poros perantara. Sementara roda gigi pada poros utama dapat digeser-geser dan secara sindiri-sendiri dapat dihubungkan dengan roda gigi yang ada pada poros perantarara tang dibuat berpuat bersama. Penggeseran roda gigi pada poros utama, menggunakan pemindah gigi diteruskan ke garpu selector (13).

Pada posisi netral, semua roda gigi pada poros utama diposisikan tidak berhubungan dengan roda gigi yang ada pada poros perantara (yield shaft). Putaran dari poros preliminary (Information shaft) diteruskan ke roda gigi pada poros perantara, namun tidak memutar roda gigi yang ada pada poros utama. Dengan individualized organization lain, putaran dari poros groundwork tidak ditransfer ke poros utama/yield transmisi.

Sebagai contoh, bila kita ingin memindahkan gigi-gigi pada tingkat tiga, gigi kopling didorong kebelakang agar dapat berkaitan dengan bagian dalam gigi ketiga pada poros yield. Kemudian momen mesin akan berpindah dalm urutan seperti : inpu shaft-couter shaft gigi ketiga pada yield shaft grip gear yield shaft.


Transmisi Manual Pada Kendaraan

Bila grasp gear digerakkan kemuka gigi ketiga pada yield shaft hanya akan berputar bebas tanpa memindahakan tenaga ke roda-roda.

Bila kita bandingkan dengan sliding cross section type, maka steady work type perkaitannya berlaku lebih baik dan tidak menimbulkan bahaya kerusakan pada gigi-gigi selama berkaitan sebab measurement gigi-ginya lebih kecil dengan julmlah gigi yang sedikit. Sebaiknya, transmisi show ini banyak mempunyai kekurangan-kekurangan dibandingkan dengan synchromesh type dan masih tetap diperlukan twofold kopling (twofold cluctching) dengan demikian tidak digunakan dalam jumlah yang banyak

3. Transmisi Synchromesh Type

Konsep aliran tenaga/momen sama dengan yang dipergunakan pada transmisi tiga kecepatan diatas. Perbedaannya pada transmisi ini tidak menggunakan framework sliding rigging kecuali untuk turn around. Kondisi ini jadi memungkinkan dipergunakan bentuk gigi selain pur, baik yang bentuk helical atau yang dobel helical. Bentuk gigi ini disamping lebih kuat karena kontak antar giginya lebih luas, suaranya juga lebih halus.

Konstruksi transmisi ini, seluruh roda gigi pada poros utama (primary shaft) terhubung bebas. Sedangkan sychromesh dengan poros utama terhubung sliding.

0 comments :

Post a Comment